Mau Bikin Website ??

Biasanya, kalimat ‘Mau bikin Website’ ini selalu diikuti dengan kata GRATIS.

Mau bikin website gratis ??

ATAU

Mau bikin website dalam waktu 5 menit ??

Guys, masa sih hari gini kita masih bangga dengan kata GRATIS. Kalau mendapatkan hal GRATIS dari hasil kerja keras, seperti mengikuti kompetisi atau sayembara, gratisnya cukup membanggakan bagi diri sendiri. Tapi kalau mendapatkan hal gratis tanpa usaha apa-apa??

Kalau dipikir-pikir, seharusnya kita malu ya, di usia yang produktif dan masih sehat tapi kita maunya Gratis. Please deh Guys… Mental Gratisan ini harus kita kurangin. Pernah suatu ketika seorang kenalan nanya ke saya, “eh.. kamu kan bisa bikin Website yaaa. Nah, sesama teman harusnya GRATIS dong…”

Sesungguhnya, kalau kamu melakukan itu, kamu sangat JAHAT. Tau nggak sih kamu, teman kamu itu membutuhkan waktu berhari-hari untuk bikin website, menguras pikiran, tenaga dan kamu minta Gratis. Kalau kamu maunya Gratis ke teman tersebut, sama saja kamu menghina keprofesionalitasan mereka.

Seseorang dikatakan profesional, kalau mereka bisa menghasilkan uang dari keahliannya. Misal, kita bisa self proclaimed; Saya Professional Travel Blogger, Professional Photographer, Professional Web Designer selama yang kita lakukan itu menghasilkan uang. Bukan hanya blogging, ngedesign sebagai hobi pengisi waktu luang. Ketika kita bisa menjual hasil Jepretan kita, dan menjadi komersial, kita bisa dikatakan Professional Photographer, not a hobbyist anymore. Jadi, jangan salah paham dengan kata professional.

Menjadi seorang tukang Web bagi saya sangat memilukan dan pahit. Apalagi kalau ketemu orang yang tidak bisa menghargai Knowledge dan Value sebuah karya. Ketika saya menawarkan sebuah website ke calon klien, kalimat yang sering saya dengar, “ah, buat apa bayar. Sekarang kan banyak website gratisan, ituu di blogspot”

Pernah pula seorang teman yang pernah saya tawarkan website 2015 lalu, yang awalnya dia tertarik tapi mungkin karena awamnya ia akan hal ini, beberapa bulan kemudian dia menyindir saya dengan sebuah status di Facebook. Yang bunyinya begini,

Dear Travel Blogger

Ketika traveling bareng X ( traveler, blogger, endorse & mantan host disalah satu TV swasta ) weekend barusan, saya banyak ngobrol dengan travel blogger beken ini. Dia ternyata masih setia ama blog nya dengan hosting blogspot.com. So, travel blogger terkenal spt X aja masih gak malu pake blogspot. Karena kata nya kalo pake blogspot, akan mudah dalam pencarian keyword di Google, karena memang blogspot adalah produk nya Google.

saya pun masih bangga pake blogspot, silakan cek aja di (ooops, link dan nama selebriti yang ia sebutkan saya sensor ya.. )

Reaksi saya waktu membaca ini antara ingin ketawa dan nangis menyesal kenapa yaa saya nggak pilih profesi jadi tukang Pajak negara aja. Kenapa saya harus terdampar di dunia ini, yang keahlian kita pelajari pun dianggap nggak penting. Padahal, sebelumnya saya sudah menjelaskan hal ini ke dia panjang lebar.

Hal yang bikin saya miris, Salah Kaprahnya ia akan makna sebuah website. Dan, hal yang lebih lucunya.. masa sih dia mengandalkan opini seorang selebriti yang juga awam akan dunia IT dan menyebarkan advokat yang salah, mirisnya lagi, statusnya banyak yang mengiyakan.

Kalau saya bandingkan kualitas website travel blogger luar vs. travel blogger lokal, kita jauh kalah. Saya coba pelajari 30 travel blog luar yang dianggap remarkable, website mereka kelihatan sangat profesional, menggunakan hosting sendiri (bukan hanya beli domain), dan tampilan layout serta desain sangat functional dan Unique. Mereka sangat mengutamakan Branding.

Uh oh, Branding apalagi ? Branding itu dimana kita punya brand tapi tetap konsisten dengan karakter yang kita punya, salah satu contoh, mempunyai email yang sesuai dengan alamat website kita. Nah, kalau kita nggak punya hosting sendiri, masih ngontrak sama WordPress.com , Blogspot.com ,tentunya kita nggak bisa dapat email account ini secara mudah.

Dan, disaat salah satu teman saya yang seorang travel blogger sedang mengikuti TBEX di Srilanka tahun 2014 lalu, malah seorang pembicara menyarankan untuk tidak menggunakan blogspot atau Blogger nama lainnya.

tbexPhoto courtesy of theholidaze.com

Tuh, seorang pakar blog dan SEO di acara Travel Blog Exchange conference ini malah bilang gini. Lucu banget kan, teman saya itu percaya sama selebriti yang tidak punya ilmu dibidang ini.

Jadi, yang saya simpulkan banyak yang tidak mengerti dengan Website tapi mereka merasa mengerti. Contoh, saya sempat dengar, ayoo pindah aja ke Blogspot, domain hanya 10 dollar pertahun, gak pake ribet.

Sepertinya, banyak yang nggak tau beda Domain dan Hosting. Mari kita jelaskan dalam bahasa ‘kita’.

Begini, Domain dan Hosting itu 2 hal yang berbeda. Domain itu ibaratnya hanya alamat rumah, sedangkan Hosting itu rumahnya, tanahnya. Ketika kita hanya beli domain, kita hanya punya alamat rumah. Bukan punya rumah sendiri.

Misal, kalau kita ngeblog di blogspot dan wordpress.com sebagai hosting, yang kita punya tuh hanya alamat. Yang 10 dollar atau 18 dollar setahun itu hanya biaya sewa alamat rumah. Tapi kita hanya ngontrak atau ngekost, landlord nya Blogspot dan WordPress.com. Yang punya perabotan kita, dari lemari, tempat tidur, kitchen set itu bukan kita, tapi hostingnya, WordPress.com atau Blogspot.

Nah, sebagai landlord, sewaktu-waktu Free Hosting ini bisa saja menghentikan pelayanannya tanpa warning. Dan, yang terjadi apa ?? Kita akan kehilangan Website atau Blog yang susah kita tinggali bertahun-tahun. Lenyap tinggal nama. Masih ingat Multiply ?? Padahal Multiply dulu sempat sangat terkenal, banyak penggunanya. Namun sekarang hanya tinggal nama.

Tidaklah mustahil Blogspot akan hilang dari peredaran. Blogspot itu dimiliki oleh Google, dan ingat nggak sih, seberapa terkenal Google Reader, Adsense Feed, namu di shut down oleh Google.

Lain cerita kalau website atau blog kita menggunakan hosting sendiri. Contohnya kita beli di HostGator, atau Qwords untuk perusahaan hosting lokal. Di sini, kita yang punya rumah dan tanah sendiri, kita nggak perlu cemas sewaktu-waktu Google menterminasi pelayanannya seperti Multiply, toh, kita yang punya tanah. Yang kita perlu hanya bayar Web Hosting kira-kira tak lebih 4 dollar per bulan. Kalau nggak mau repot belajar atau nginstall Plugin, ketika beli Web Hosting ini kita tinggal pilih Backup data, yang kalau ada Malware kita masih bisa punya isi rumah kita, atau content blog kita.

Jadi, begitulah kira-kira penjelasannya tentang Domain, Hosting dan Free Blog Flatform ini.

Yaa, kalau si X itu backgroundnya dari Selebriti dan bertransformasi jadi travel blogger, yah lain cerita, dia sudah terkenal duluan sebelum jadi travel blogger. Tanpa Blog, dengan hanya modal nama, paras yang cantik dia sudah dikenal.

Lalu, bagi kita-kita orang biasa. Harus membangun Brand dari zero ?? Kita harus bikin blog yang sesuai dengan brand yang akan kita bangun, yang suatu hari bisa kita monetisasikan. Untuk lebih gampangnya saya bikinin tablenya, apa sih Bedanya Blogspot (Blogger) Vs. WordPress.com Vs. WordPress.org.


estimated fee/year

Domain

Web Hosting

Monetization

Allow Pages

Support Widgets

Apperance/Tampilan

Plugins

E commerce

blogspot

$10

provided by blogspot

$10/tahun ini hanya beli alamat domain, bukan isi.


Ibaratnya kita ngekost atau ngontrak, kita hanya punya alamat rumah.


Sewaktu-waktu landlord (google) bisa menshutdown, dan kita akan kehilangan isi blog, seperti yang terjadi ke Multiply.


Tidak mustahil Google  menterminasi blog-nya, bahkan Google Reader yang terkenal dan banyak penggunanya aja di hentikan dengan googe.


Gak mau kan, blog atau brand yang sudah kamu bangun bertahun-tahun, tinggal nama seperti Multiply.

Free

Yes dengan Google Ads

Up to 10 pages

Jadi, blogspot sangat terbatas dalam jumlah halaman.

tapi built in

Tampilan Layout yang mirip atau nyaris sama dengan tampilan website lain.

wp com

$18

provided by wordpress.com

$18/tahun ini hanya beli alamat domain, bukan isi.


Sama dengan blogspot, 18 dollar per tahun ini hanya beli alamat atau domain.

Free HANYA sampai 3 GB storage space

+10 GB - $20/year

+25 GB - $50/year

+50 GB - $90/year

+100 GB - $160/year

+200 GB - $290/year

WOW, jadi akhirnya dot com akan lebih mahal dari dot org.

Tidak bisa dimonetisasi, namun yang menyebalkan, akan selalu ada ads liar dibagian bawah website dan hasil ads tersebut itu tidak milik pemilik Website.


Untuk menyingkirkan website tersebut harus bayar, dan kalau jumlah page views ratusan ribu, hasil ads akan berbagi dengan Automattic.


Yes

Tampilan website  tidak bisa diubah tapi banyak pilihan layout dan design.

No

No

wp org

$10

provided by your own web hosting choice

Tergantung dimana beli domain, tapi rata-rata harga domain pertahun berkisar 7 sampai 12 dollar.

Tergantung pilihan web hosting, harga hosting rata-rata tidak sampai 4 dollar per bulan. Dan, unlimited storage space juga Bandwith. (tergantung Web Hosting)


Pilihlah web hosting yang bagus & terpercaya, tidak asal murah. yang punya Live Chat, bisa dihubungi cepat via Twitter & responnya cepat.


Lalu, C panelnya yang user friendly dengan PHP yang mendukung plugins apapun.

Bisa dimonetisasi dengan Google Ads dan mengatur standard iklan yang kita mau, misal; kalau website kita tentang Traveling, tentunya kita ingin iklan yg sesuai dengan pembaca mau, seperti hotel review dan wisata.


Dan bisa beraffiliasi partner dengan Amazon dan sebagainya.


Dan hasil dari google Ads dan Afiliasi sepenuhnya milik Website Owner.

Unlimited

Tampilan yang bisa dicoding sendiri, dan tidak menyerupai website lain tergantung web designernya dalam ngoprek-ngoprek HTML dan CSS editor

Ada banyak puluhan ribu Plugins apakah itu Free atau Paid. SANGAT, SANGAT BERGUNA !!!!

YES, dengan banyak Plugin yang user friendly sampai rumit tapi canggih

Sekiranya kamu kurang Tech Savvy, saya bisa disewa kok untuk jadi Tukang Web kamu. 😉 , apakah kamu ingin bikin website dari scratch to completion, atau migrasi dari free webhosting (blogspot, wordpress.com) ke self hosted. Biar keliatan kayak travel blogger luar itu. Just give me a shout….


Features

COMPARE PACKAGE

Domain & Web Hosting

(Hosting di Indonesia)

Domain & Web Hosting (Hosting di Amerika)

Email Accounts

name@yourwebsite.com

Design & Layout

Integrasi ke Sosial Media

Live Support, Newsletter, SEO

E-commerce

Economy

Rp 2 jt

mulai


Ya, & simple design


standard

Rp 2.5 jt

mulai


Design yg disesuaikan dengan Brand

Ya,  free service 2 bulan pertama


standard

Rp 2.7 jt

mulai


Disesuaikan dengan Brand, dan tambahan animated banner (optional)

Ya,  free service 3 bulan pertama

Apaaaa ??? Kamu bilang saya ngechargenya kemahalan ??? Duh, kamu harus bandingin dulu berapa harga sebuah website di luar sana, atau Amrik sana… Tau nggak sih, ngeliat tajamnya perbedaan berapa saya dibayar sebagai Tukang Web di Indo Vs. di Amrik, kadang saya pengen nangis di pojokan deh.. Ya tuhan, kenapa sih saya nggak lahir di Amrik aja, atau Eropa.. Sekali bikin web aja, saya bisa travelin ke Thailand atau Indonesia berbulan-bulan.

Di sini, bikin Web berhari-hari atau minggu, saya hanya dibayar untuk makan warteg sebulan penuh 🙁

Website Pricing Calculator

web-luar

 

 

2 Responses to “Mau Bikin Website ??

  • Rahma Musafir
    12 months ago

    Haaa, aku juga pernah kehilangan blog gitu Haryadi. Blog yang aku bikin tahun 2007, alamatnya ctrlz.blog.ie ( wordpress.com tapi belong to Irlandia domainnya) ,waktu tahun 2010 masih ada, tiba-tiba di tahun 2011 udah lenyap. Padahal banyak yang ngomen 🙁

  • Hwaaa komplet! Dan jadi mengingatkan aku akan pahitnya dicampakkan multiply hwhwhw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

Enjoy this website? Please spread the word :)

%d bloggers like this: